RSUD Bima Sukses Angkat Tumor 19 Kilo

Seorang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima menderita tumor lebih dari 19 kg. Saking besarnya, beberapa orang dokter menduga tumor tersebut terbesar di Indonesia Timur. ”Kalau saja kita tahu berapa rekor MURI, mungkin tumor ini layak masuk MURI”, cetus seorang tim operasi.
Tumor yang diderita seorang warga Wilamaci-Monta tersebut sebenarnya sudah mulai dirasakan sejak tiga tahun yang lalu. ”Hanya semenjak setahun terakhir ini pembesarannya sangat cepat”, ujar penderita sebelum di operasi rabu (9/8) lalu. Menurutnya, dirinya beserta keluarga sudah berupaya memeriksakan sakitnya, namun dokter belum bisa memastikan kelainan yang dialaminya hingga perutnya membesar seperti sekarang. ”Hasil USG, kita tidak bisa melihat dan memastikan asal kelainannya, demikian juga hasil laboratorium seperti albumin yang mengindikasikan ascites juga masih dalam batas normal”, jelas dr. IGN Aryana, Sp.B sekaligus dokter yang memimpin operasi tersebut. Untuk memastikan asal dan bentuk kelainanan tersebut pihaknya sudah menyarankan pasien ke Mataram guna dilakukan pemeriksaan CT-Scan Abdomen. Namun karena pasien dan keluarganya tidak mempunyai biaya walaupun dengan memakai kartu Askeskin terpaksa menjalani perawatan dengan fasilitas yang ada di RSUD Bima. ”Nah, Untuk memastikan asal kelainannya maka harus dilakukan pembedahan laparatomy eksplorasi”, ujar dokter yang sebagian besar karirnya sebagai dokter umum dihabiskan di daerah konflik Maluku ini.
Operasi pengangkatan sendiri sudah direncanakan senin (7/8) kemarin, namun karena tidak adanya persediaan darah akhirnya operasi tersebut di tunda. Operasi dilaksanakan setelah pasien memperoleh darah yang cukup dari para personel polisi. ”Syukurlah, kami mendapat sumbangan darah dari bapak-bapak polisi yang kebetulan mengunjungi pasien disebelah”, ujar suami penderita yang sehari-hari bekerja sebagai pencari kayu bakar.
Proses operasi yang berlangsung hampir 2 jam tersebut berjalan lancar namun juga penuh ketegangan. Tim sempat menduga akan terjadi perdarahan atau kebocoran cairan yang cukup banyak. ”Karena itu ketika lapisan peritoneum (lapisan dalam perut) kita buka, kita siap-siap dengan suction (penyedot cairan) ternyata cairannya utuh terbungkus di dalam lapisan tumor”, jelas dokter Arya yang mulai berugas sebulan terakhir di RSUD Bima ini.
Setelah memastikan jenis tumor, operasi kemudian dilanjutkan oleh dr. IGN Darma Putra, SP.OG. ”Ternyata kista ovarium dekstra (Tumor indung telur kanan)”, jelas dr. Darma setelah berhasil mengangkat kista tersebut. Dalam proses pengakatan itu dilakukan dengan sangat hati-hati. Beberapa klem dipasang pada akar tumor tersebut untuk menjaga keutuhan tumor dan menghindari kemungkinan terjadinya perdarahan hebat. Setelah dipastikan aman barulah dilakukan pengguntingan dan pengangkatan dari rongga perut. ”Sistem reproduksinya masih bisa berfungsi karena hanya salah satu ovariumnya saja yang dingkat”, jelas dr. Darma sembari mengatakan kalau ini adalah kali ketiga dirinya menangani dan mengangkat tumor ovarium dengan ukuran ”raksasa” seperti ini.
”Walaupun ukurannya sebesar ini, tumor ini tidak mengganggu sistem pencernaan, karena tidak ada perlekatan pada organ intra abdomen (dalam perut) seperti usus, dll”, jelas dokter Arya kembali. ”Sehingga prognosis pasca operasinya baik”, tambah dokter yang telah enam tahun berpangkat Kapten Angkatan Darat ini.
RSUD Bima sendiri dalam menangani operasi pasien tersebut telah membentuk sebuat Tim Operasi yang berjumlah 10 orang Tim ini terdiri dari : dr. IGN Aryana, Sp.B dan dr. IGN Darma Putra, Sp.OG sebagai operator, di bantu dr. Doni R. Bimantara, dr. Rizky A., Amiruddin, dan Erna Yusliana sebagai asisten, sedangkan Haeruddin, I Wayan Sujana dan Busyran sebagai penata anastesi serta Roomulyati sebagai perawat onloop.
Mengomentari keberhasilan operasi tersebut Direktur RSUD Bima, dr. Hj. Tini Wijanari menyampaikan ucapan selamat kepada pasien dan keluarganya dan juga terima kasih kepada seluruh Tim operasi yang dalam tiga bulan terakhir telah melakukan lebih dari 550 operasi terhadap pasien di RSUD Bima. ”Kita bersyukur atas keberhasilan ini, semoga ini dapat menambah motivasi kita untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat”, ujarnya.

About rsudbima

Warta RSUD Bima adalah Media Komunikasi RSUD Bima yang terbit sejak Tahun 2002

Posted on Juli 30, 2008, in Pelayanan and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. saluut bwat tim dokternya ,smoga slalu memberikan yang terbaik ru,u dou Mbojo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: